Persiapkan Kematianmu

Renungan Malam "KEMATIAN PASTI DATANG"

Pernahkah kita berpikir kalo malam ini adalah malam terakhir kita didunia....

Pernahkah kita berpikir sebelum tidur sambil memandang langit" rumah yang bagus, berwarna putih..

"Tiba esok pagi ketika bangun langit itu berubah menjadi tanah"

Itulah kematian....

Pernahkah KITA TAKUT MATI ?

Padahal kita semua yakin bahwa suatu hari ia akan datang menjemput kita.

Mau tidak mau, suka tidak suka… pasti !

Lalu Kenapa kita takut menghadapi sesuatu yang pasti ?

Setiap orang memiliki jawaban yang bermacam-macam:

Amalnya masih kurang ?

Masih banyak dosa ?

Kasihan sama anak-anak ?

Belum menikah ?

Belum mencapai cita-cita ?

Pada suatu hari seorang tabi’in Abu Hazim Salamah ditanya oleh Khalifah Sulaiman bin Abdil Malik.

“Wahai Aba Hazim, kenapa kita membenci kematian ?

Maka beliau berkata, “Karena kalian memakmurkan dunia kalian, dan merusak akhirat kalian, sehingga kalian benci untuk berpindah dari tempat yang makmur ke tempat yang rusak dan terbengkalai”.

Itulah realitanya….Kita sibuk membangun dunia kita. Dari pagi sampai sore, sampai malam untuk dunia. Mau tidur masih dunia Bangun tidur tetap dunia…

Sehingga kita memiliki rumah, mobil, keluarga dan tabungan yang banyak.

Sedangkan bekal untuk setelah kematian…?

Hanya sedikit dari harta kita… sedikit sekali dibanding dengan yang kita simpan.

Waktu yang kita gunakan untuk membangun akhirat kita, Sangat sedikit sekali, dibanding dengan waktu kita untuk dunia.

Kalau seperti itu… Pastilah kita takut berpindah ke rumah yang belum jadi..

Tiada taman …

Tiada kawan …

Tiada makanan …

Bahkan yang ada adalah azab dan siksa …..

Karena kita melalaikannya…

Tidak merawatnya… Tidak membangunnya..

Sepertinya, kita harus mulai merenung kembali kehidupan kita dan memikirkan nya..

بارك الله فيكم ..

Semoga bermanfaat

-------

Persiapkan Kematianmu Persiapkan Kematianmu Reviewed by Taufiq qurahman on 8:56:00 AM Rating: 5

No comments:

Anda dapat berkomentar menggunakan identitas apa saja. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Sepatah kata Anda bisa jadi sangat berarti bagi Blog ini, in syaa Allah.