Cara Daftar Haji Reguler (Update Desember 2018)

Assalamu'alaikum.
Kali ini admin ingin share tata cara pendaftaran Haji Reguler tahun 2018. Qadarullah kemarin admin bersama istri mencoba mengurus sendiri pendaftaran haji reguler di Kemenag Kutai Kartanegara di Tenggarong. Jadi admin akan paparkan dengan bahasa "cerita" berdasarkan pengalaman kemarin.

Awal bulan Desember 2018 yang lalu, admin beserta istri merencanakan  untuk daftar haji reguler karena dirasa sudah ada cukup dana untuk mendaftar. Kami pun coba mencari informasi berkaitan hal tersebut diinternet. Banyak web & blog berbagi pengalaman tentang haji reguler dan alhamdulillah itu semua cukup membantu kami. Namun ternyata banyak juga yang ternyata sudah berbeda dengan peraturan yang baru. Oleh karena itu admin ingin share pengalaman ini dengan harapan bisa memberikan gambaran bagaimana tata cara daftar haji reguler terbaru.

Pertama, untuk mendaftar haji reguler harus membuka rekening tabungan haji terlebih dahulu. Untuk membuka rekening haji Anda harus memutuskan bank mana yang Anda percayakan. Tidak semua bank bisa menerima tabungan haji. Hanya bank berlabel syariah yang umumnya menerima. Pada kesempatan ini kami memilih Bank Syariah Mandiri (BSM).

Untuk membuka rekening tabungan haji di BSM cukup mudah. Persyaratan yang diperlukan hanya fotokopi KTP (yg berlaku) dan NPWP serta materai Rp. 6.000,-. Untuk materai satu orang diminta 2 buah, jadi karena kami berdua diminta 4 buah materai. Tapi jika tidak sempat menyiapkan materai biasanya pihak bank sudah menyediakan juga. Kami diminta mengisi dan menandatangani beberapa formulir serta biaya pembukaan tabungan Rp. 100.000,-.

Jika tabungan haji sudah mencapai Rp 25.000.000,- maka pihak bank akan memberikan Surat Bukti Setoran Awal Haji dan kita sudah bisa mengurus nomor porsi haji. Nah, pada kesempatan yang lalu kami langsung setor di bank Rp 25.100.000,- (ditambah biaya admin di atas).

kedua, setelah kita setor sejumlah di atas, kita akan dapatkan surat bukti setoran awal dan nomor validasi dari BSM. Surat inilah yang kita bawa ke kemenag dosmisili KTP kita. Usahakan datang agak awal, karena biasanya di Kemenag urusan haji termasuk yang paling sibuk, sehingga dikhawatirkan lama antre.

ketiga, untuk mendaftar haji di kemenag kami diminta menyiapkan fotokopi buku nikah, ijazah terakhir atau akta kelahiran serta pas foto berlatar belakang putih dan wajah 80% ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar dan ukuran 3x4 sebanyak 5 lembar (ini admin agak lupa persisnya berapa).
Di kantor kemenag kita akan difoto langsung dan rekam sidik jari, kemudian mengisi formulir.
Jika Anda memiliki Paspor, maka sebaiknya dibawa, ini akan lebih mempermudah.

Keempat, setelah difoto dan rekam sidik jari maka petugas kemenag akan mengeluarkan SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji). Nah, pada SPPH ini tercantum NOMOR PORSI haji Anda. Maka selesailah sudah rangkaian pendaftaran haji Anda. Tinggal bersabar menunggu panggilan untuk berangkat haji. Namun jangan lupa mencicil biaya pelunasan hajinya ya. agar ketika dapat panggilan tidak terlalu berat lagi untuk melunasi. Semoga bermanfaat.


Cara Daftar Haji Reguler (Update Desember 2018) Cara Daftar Haji Reguler (Update Desember 2018) Reviewed by Taufiq Qurahman, S.Pd on 9:31:00 AM Rating: 5

No comments:

Anda dapat berkomentar menggunakan identitas apa saja. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Sepatah kata Anda bisa jadi sangat berarti bagi Blog ini, in syaa Allah.